Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H. Mohon maaf lahir dan batin

9.25.2008

Paparan Calon Siswa Suspan Sesko XXIV


Pada tanggal 24 September ini calon siswa Suspan Sesko melaksanakan paparan dengan mengambil tema Sistem Demokratisasi.

Kedua kelas digabungkan untuk kemudian dipisahkan menjadi dua kelompok yakni kelompok pro dan kelompok kontra. Diskusi berlangsung sangat menarik karena kebanyakan siswa menyajikan hasil karyanya secara maksimal. Hal itu bisa jadi karena memang sejak beberapa hari sebelumnya mereka telah diberi kesempatan untuk mencari bahan atau referensi yang relevan dengan tema yang telah diberikan sekaligus untuk menyempurnakannya sehingga paparan yang disajikan kelak dapat tampil secara optimal. Sayangnya, beberapa siswa seperti siswa dari Singapura tidak dapat ikut dikarenakan harus mendahului pulang ke negaranya.


Selengkapnya......

9.18.2008

Pembukaan Casis Sesko TNI VII

Tanggal 2 September lalu telah dilaksanakan Pembukaan Casis Sesko TNI VII yang dihadiri oleh 2 peserta dari negara India dan Burkina Faso.

Dari kedua siswa, salah satunya telah memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang lebih dari yang lainnya. Maklum saja, siswa dari Burkina Faso tersebut yakni bapak Quedraogo Saidou pernah menjadi siswa pada Kursus Intensif Bahasa Indonesia sekitar tahun 2004 silam. Maka tak heran jika beliau begitu fasih bercakap-cakap menggunakan bahasa Indonesia dan telah sangat mengerti mengenai kemampuan dasar bahasa Indonesia. Namun hal tersebut justru memacu semangat siswa yang lain untuk mendalami bahasa Indonesia dan tentu saja itu menjadi tantangan tersendiri bagi semua instruktur untuk melahirkan bapak Saidou Saido yang lain ....
Selengkapnya......

8.26.2008

Radio Streaming Berbahasa Jawa

Sekarang telah muncul radio streaming yang berbahasa Jawa. Mungkin istilah radio streaming terdengar biasa karena dalam dunia maya, radio streaming (biasanya juga disebut dengan radio internet). Singkatnya radio streaming adalah station radio yang siarannya dapat didengarkan melalui internet di komputer kita. Tetapi hal itu menjadi sesuatu yang tidak biasa karena radio tersebut berasal dari salah satu negara di Amerika Selatan, tepatnya di negara Suriname.

Dalam radio ini, semua dialog yang dipergunakan baik berita, lagu-lagu, maupun iklan menggunakan bahasa Jawa, walaupun sesekali disisipi bahasa Belanda.

Menurut sebuah sumber, bahasa Jawa yang digunakan di Suriname agak sedikit berbeda dengan bahasa Jawa yang digunakan di Indonesia, khususnya di Pulau Jawa sebab bahasa Jawa yang digunakan di Suriname hanya diwariskan secara turun-temurun, mulai dari orang Jawa yang datang ke Suriname melalui perbudakan di zaman penjajahan Belanda lebih dari 100 tahun yang lalu. Sampai sekarang, sudah tiga generasi yang pernah hidup di negara tersebut. Bahasa Jawa tersebut bukan bahasa Jawa halus atau kromo inggil seperti bahasa Jawa di Yogyakarta, tetapi bahasa Jawa yang sedikit kasar atau ngoko.

Orang Jawa datang ke Suriname dengan banyak cara, tapi ada juga yang dipaksa atau diculik dari desa-desa oleh Belanda saat itu. Tak hanya orang Jawa saja yang dibawa, namun ada juga orang Madura, Sunda, Batak, dan daerah lainnya yang semua keturunannnya menjadi orang Jawa alias Jawa Suriname.

Bukan hanya bahasa Jawa saja yang diwariskan kepada generasi selanjutnya dari komunitas bangsa Jawa Suriname ini, melainkan juga budaya dan semua hal menyangkut Jawa turut dikembangkan di Suriname, termasuk Wayang.

Nah, penasaran seperti apa logat bahasa Jawa ala Suriname? Anda bisa klik gambar di bawah ini untuk mendengarkan radio streaming berbahasa Jawa Suriname.




Selengkapnya......