Selamat Natal dan Tahun Baru 2009

10.13.2008

Ketupat Malaysia

Saat libur Idul Fitri dan siswa kembali masuk, mereka meminta agar Subpok Indonesia mengadakan acara 'open house'. Permintaan tersebut dipelopori oleh siswa Malaysia yang sekaligus ingin memperkenalkan makanan lebaran khas Malaysia yang menjadi kebanggaannya, yakni ketupat Malaysia.

Setelah berdiskusi antara pihak Subpok dengan Senat, maka pada tanggal 10 Oktober ditetapkanlah acara 'open house' tersebut. Subpok Indonesia menyuguhkan masakan khas lebaran. Ketupat, opor ayam dan rendang serta sebagai pelengkapnya kerupuk udang dan emping menjadi menu utama siang itu . Tidak lupa pula, siswa Malaysia ikut mensponsori dengan memberikan sumbangan ketupat khas Malaysia.

Secara fisik, ketupat Malaysia memang memiliki perbedaan dari segi kemasannya. Kalau ketupat di sini kebanyakan dibungkus dengan daun, ketupat Malaysia justru dibungkus dengan plastik dan bentuknya lebih kecil. Begitupula dari segi rasa. Tentu saja ketupat berbungkus daun memiliki cita rasa yang lebih gurih (ini menurut saya). Namun bukan berarti ketupat Malaysia tidak nikmat rasanya. Buktinya? Semua ketupat Malaysia habis,tak meninggalkan sisa.

Acara 'open house' itu pun terbilang berjalan sukses. Seluruh siswa sangat antusias mendapatkan pengalaman rasa yang difasilitasi oleh Subpok Indonesia. Paling tidak mereka dapat merasakan kemeriahan lebaran meskipun tidak ikut merayakannya.


Pada akhirnya, dari semua menu yang disuguhkan,ternyata yang menjadi favorit siswa mancanegara adalah......emping. Nah !
Selengkapnya......

10.12.2008

Pembukaan KIBINA untuk Perwira SAF

Pembukaan Kursus Intensif Bahasa Indonesia (KIBINA) Tingkat Pemula IV bagi perwira Singapore Armed Forces (PA SAF) T.A. 2008 yang dihadiri oleh 8 peserta.

Kursus ini dilaksanakan selama lebih kurang 2 bulan atau akan berakhir pada tanggal 5 Desember 2008. Tidak banyak yang bisa diceritakan,karena mereka belum terlalu lama di sini. Akhirnya, kami ucapkan "Selamat datang para perwira SAF"
Selengkapnya......

9.24.2008

Paparan Calon Siswa Suspan Sesko XXIV


Pada tanggal 24 September ini calon siswa Suspan Sesko melaksanakan paparan dengan mengambil tema Sistem Demokratisasi.

Kedua kelas digabungkan untuk kemudian dipisahkan menjadi dua kelompok yakni kelompok pro dan kelompok kontra. Diskusi berlangsung sangat menarik karena kebanyakan siswa menyajikan hasil karyanya secara maksimal. Hal itu bisa jadi karena memang sejak beberapa hari sebelumnya mereka telah diberi kesempatan untuk mencari bahan atau referensi yang relevan dengan tema yang telah diberikan sekaligus untuk menyempurnakannya sehingga paparan yang disajikan kelak dapat tampil secara optimal. Sayangnya, beberapa siswa seperti siswa dari Singapura tidak dapat ikut dikarenakan harus mendahului pulang ke negaranya.


Selengkapnya......